TwitterRssFacebook
Submit a New Listing

METODE-METODE YANG BANYAK DIGUNAKAN DALAM MELAKUKAN MARKETING RESEARCH

METODE-METODE YANG BANYAK DIGUNAKAN DALAM MELAKUKAN MARKETING RESEARCH

Sebenarnya terdapat banyak sekali metodelogi yang biasanya digunakan dalam hal melakukan riset pemasaran. Yang paling umum dan biasanya digunakan adalah dengan menggunakan metodelogi kuantitatif dan kualitatif. Namun selain dari ke dua metodelogi tersebut, sebenarnya masih ada metode lainnya dan berikut ini adalah beberapa diantaranya, seperti :

Marketing-Research

1. Berdasarkan Pertanyaan.

•    Marketing Research Kualitatif.

1. Umumnya sudah banyak digunakan untuk tujuan eksplorasi.
2. Melibatkan sedikit responden.
3. Tidak digeneralisasikan untuk seluruh penduduk .
4. Lebih signifikansi statistik dan keyakinan tidak dihitung.

Seperti  contoh : cara yang dapat dilakukan kelompok fokus, wawancara secara lebih mendalam, dan teknik proyektif.

•    Marekting Research kuantitatif.

1. Umumnya banyak digunakan untuk menarik kesimpulan.
2. Menguji hipotesis tertentu.
3. Menggunakan teknik random sampling sehingga dari sampel-sampel contoh tersebut dapat mewakili dari banyaknya populasi yang sudah mencakup.
4. Melibatkan banyak responden.

Seperti contoh termasuk survei dan berbagai kuesioner. Teknik yang meliputi modeling pilihan, maksimum skala preferensi perbedaan, dan juga analisis kovarians.

2. Berdasarkan Pengamatan.

•    Studi Etnografi.

1.    Masuk dalam ranah kualitatif.
2.    Periset mengamati terjadinya fenomena sosial dalam keadaan alami dari lingkungan tersebut.
3.    Pengamatan dapat terjadi cross-sectional (pengamatan yang dilakukan pada satu waktu) atau longitudinal (pengamatan terjadi selama beberapa-periode waktu).

Seperti contoh termasuk analisis terhadap produk yang telah digunakan dan pelacakan cookies dari komputer.

•    Teknik Eksperimental.

1. Termasuk dalam ranah kuantitatif.
2. Periset menciptakan lingkungan kuasi-buatan untuk dapat mencoba mengendalikan faktor palsu, kemudian memanipulasi setidaknya salah satu variable

Seperti contoh termasuk laboratorium jual beli dan juga uji pasar.

Para periset biasanya sering menggunakan lebih dari satu bentuk metode penelitian. Mereka mungkin juga memulai dengan penelitian sekunder untuk bisa mendapatkan informasi dari latar belakang, kemudian melakukan focus group (bentuk penelitian kualitatif) untuk dapat mengeksplorasi isu-isu yang selama ini banyak beredar dimasyarakat.

Pada akhirnya mereka mungkin akan melakukan berbagai survey-survey penuh Nasional (bentuk penelitian kuantitatif) untuk dapat menyusun rekomendasi secara lebih spesifik untuk pihak klien.
Setelah menjalankan berbagai proses riset pemasaran, maka barulah Anda akan dapat menyesuaikan strategi pemasaran yang lebih sesuai dengan segala informasi yang telah Anda dapatkan.

Setelah itu langkah selanjutnya adalah dengan menyusun marketing plan yang secara efektif akan dapat menjalankan setiap tahapan dari strategi yang telah Anda susun. Cukup sekian semoga apa yang dituliskan dalam artikel ini dapat bermanfaat dan terima kasih.

 

 

Groedu Inti Global Inovasi (Groedu Trainer Pengembangan SDM)
Cito Mall – Jl. A. Yani 288 (Bunderan Waru), Lantai UG, US 23, No. 3 & 5 Surabaya.

Hp : Frans : 0818521172 / 031-33311179
Office : 031-21100152
Fast Respon Email : groedu_inti@hotmail.com

Submit a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>