TwitterRssFacebook
Submit a New Listing

ASPEK POSITIF DAN NEGATIF DARI PROSES PEMBUATAN PERENCANAAN MARKETING (MARKETING PLAN)

ASPEK POSITIF DAN NEGATIF DARI PROSES PEMBUATAN PERENCANAAN MARKETING (MARKETING PLAN)

Perencanaan pemasaran (Marketing plan) pada dasarnya merupakan sebuah perencanaan secara tertulis dari bisnis, perusahaan bahkan adalah sebagai penemu dan ilmuwan untuk memasarkan produk baru serta untuk menarik pelanggan potensial bagi produk tersebut.

Marketing plan bukan hanya sekedar monopoli dari perusahaan besar saja, namun bagi pemilik bisnis barupun atau yang masih sedang berkembang sebaiknya juga harus mulai untuk memikirkan tentang bagaimana cara untuk membuat marketing plan bagi produk mereka agar bisa menjadi lebih mudah dalam hal penerapan strategi pemasaran untuk ke depannya.

Selain itu, marketing plan yang baik dan lebih terperinci juga akan sangat membantu apabila Anda sebagai seorang pemilik bisnis telah memutuskan untuk menjalin hubungan kerjasama yang baik dengan para sponsor atau rekan-rekan bisnis, karena dengan menggunakan cara marketing plan, maka akan menjadi sebuah alat yang terbaik untuk membantu dalam meyakinkan para konsumen bahwa produk Anda memang memiliki potensi pemasaran yang masih lebih bagus untuk dimodali serta bisa dikembangkan untuk menjadi lebih besar lagi.

strategic-marketing-plan-santa-rosaAkan tetapi, untuk marketing plan sebagus apapun bukan berarti tanpa adanya kelemahan sama sekali, karena masih terdapat beberapa hal-hal negatif yang bisa saja dapat dengan mudah untuk terungkap dari strategi marketing plan yang lebih terperinci.

Berikut ini adalah beberapa poin-poin positif dan negatif yang mungkin akan dapat terungkap dari proses pelaksanaan marketing plan yang lebih terperinci sebagai salah satu bahan pertimbangan bagi Anda.

1. Aspek Positif Dari Marketing Plan.

Sebuah strategi marketing plan yang terbaik akan mampu dalam menjabarkan identifikasi dari spesifikasi dari sebuah produk sekaligus untuk sasaran konsumen yang lebih tepat bagi produk tersebut, hal inilah yang kemudian akan dapat dijadikan sebagai salah satu dasar utama dalam usaha untuk membuat perencanaan pemasaran dengan konteks sasaran konsumen yang jauh lebih tepat sasaran.

Penjabaran dari spesifikasi produk, bahan baku serta sasaran konsumen yang lebih terperinci juga dapat menjadi dasar panduan yang bagus bagi perencanaan anggaran produksi apabila produk tersebut kelak sudah mulai diproduksi secara massal.

Dalam aspek keuangan yang lebih terperinci, marketing plan jga dapat menunjukkan adanya perkiraan pengeluaran rutin, pengeluaran tak tentu serta berbagai perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk mengembalikan modal serta agar bisa mendapatkan keuntungan.

Pemilik modal juga dapat menggunakan marketing plan yang lebih terperinci sebagai salah satu dasar panduan untuk menentukan area produksi serta pemasaran yang ideal dan bahkan bisa menjadi dasar untuk proses perluasan pangsa pasar kelak apabila produk sudah direalisasikan.

Akhirnya, marketing plan yang lebih terperinci akan sangat membantu sebuah bisnis dalam mengidentifikasikan berbagai kemungkinan dari para pesaing dengan cara mengidentifikasi keuntungan maupun kelemahan dari produk tersebut, hal ini akan dapat sangat membantu bisnis dalam menghadapi iklim dunia persaingan untuk jangka panjang.

2. Aspek Negatif Dari Marketing Plan.

Selain keuntungan, marketing plan yang lebih terperinci juga akan dapat menunjukkan aspek negatif dari sebuah rencana atau tawaran bisnis, baik itu disadari atau tidak.

Salah satu yang paling jelas adalah mau tidak mau Anda juga harus mengidentifikasikan tentang kelemahan dari produk Anda sebagai sebuah konsekuensi realistis, yang walaupun belum tentu mampu menggagalkan rencana produksi dan pemasaran, tentunya juga tetap akan menjadi sebuah pertimbangan yang serius dari para calon investor atau rekanan bisnis.

Selain itu, karena marketing plan yang telah dibuat berdasarkan perkiraan dan perhitungan sebelum sebuah produk benar-benar diproduksi dan akan memasuki pasar, seorang pengusaha bisa jadi pada akhirnya akan melakukan kesalahan pada saat merealisasikan rencana pemasarannya sebagai akibat dari terjadinya kekeliruan dalam hal perhitungan strategi pemasaran.

Akhirnya, jika Anda terhitung baru dalam hal bisnis dan harus membuat market plan, terdapat beberapa resiko bahwa Anda akan membuat marketing plan hanya berdasarkan kepada harapan yang masih kurang realistis atau terlalu ideal sehingga realisasi dari ide produksi dan pemasaran akan menjadi jauh dari yang telah direncanakan.

Akan tetapi, hal-hal ini sebaiknya tidak boleh dijadikan sebagai salah satu hambatan melainkan hanya lebih kepada bahan pertimbangan sebelum Anda mulai merancang strategi marketing plan dari produk Anda, tentunya agar marketing plan tersebut tetap dapat realistis, mudah dipercaya dan tidak membuat perusahaan Anda harus melakukan strateg produksi dan pemasaran di luar batas kemampuannya.

 

 

 

 

Groedu Inti Global Inovasi (Groedu Trainer Pelatihan Pemasaran Bisnis)

Cito Mall – Jl. A. Yani 288 (Bunderan Waru), Lantai UG, US 23, No. 3 & 5 Surabaya.

Hp : Frans : 0818521172 (XL)
Simpati  : 081-252982900
Office (only call no sms)  : 0811-3444-910
Fast Respon Email : groedu@gmail.com/groedu_inti@hotmail.com

Submit a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>