TwitterRssFacebook
Submit a New Listing

SUDAHKAH BRAND ANDA MEMILIKI NAMA CIRI KHAS DIHATI PARA KONSUMEN?

SUDAHKAH BRAND ANDA MEMILIKI NAMA CIRI KHAS DIHATI PARA KONSUMEN?

Jika sebuah alunan musik atau keunikan tertentu yang Anda miliki, dan ciri khas milik Anda yang lainnya menjadi sebentuk makanan untuk mengisi perut mengenyangkan pengobat rasa dahaga  konsumen akan produk Anda, maka sesering mungkin lakukan hal tersebut. Maka para ahli marketing dan advertising akan menggubah sebuah nada yang komersil yang dinyanyikan menjadi sebuah panduan suara secara terus menerus agar brand tersebut dapat selalu diingat oleh para konsumen. Selain iklan atau brand campaign secara visual dan tulisan, musik juga menjadi sebuah bagian penting yang melengkapi hal ini.

Pada awalnya para pekerja kreatif iklan seperti writers, art director dan designer mulai di stimulasi agar dapat mengispirasi mereka dalam menciptakan sebuah ide dan klien selalu menyaringnya agar memperoleh ide yang lebih fresh dan unik tetapi yang terpenting dari proses ini adalah informasi dan pesan dari suatu brand agar dapat langsung diterima oleh para konsumen supaya mereka dapat langsung tergoda untuk membeli brand yang saat ini sedang dipasarkan.

baik itu merupakan sebuah papan reklame di sebuah jalan raya ataupun halaman di website tantangan untuk terlihat unik dan menarik agar berbeda di banyaknya bertebaran iklan-iklan yang ada saat ini adalah hal yang sama. Kunci untuk keberhasilan dalam memasarkan sebuah brand adalah seperti langka-langkah berikut ini:

Mencari tahu apa saja yang konsumen katakan tentang brand Anda. Iklan yang kurang baik adalah iklan yang terlalu menonjolkan brand itu sendiri dengan bahasa yang hanya Anda dan orang-orang tertentu yang mengerti. Iklan yang baik lebih dipenuhi dengan keinginan dan ekspektasi konsumen tentang brand Anda. Seperti yang dikatakan oleh Jeff Besos seorang CEO dari Amazon.com,”bagi saya brand Anda tampak berhasil tampil secara prima, bukan dari hasil perkataan perusahaan yang menaungi brand tersebut tentang brand yang mereka pasarkan, tetapi lebih kepada apa yang sudah perusahaan itu berikan kepada brand dan para konsumennya. Anda akan mengetahui kebenaran yang ada pada brand yang Anda pasarkan dan mendapat jawaban mengapa para konsumen selalu kembali kepada brand Anda yang lama.”

Cobalah dengan membuat suatu iklan atau jingle unik yang dapat merangsang pikiran para konsumen dengan pikiran yang lebih menarik daripada yang mereka pikirkan sebelumnya. Seperti contoh kasus iklan Indomie yang beredar di televisi seluruh Indonesia, dengan jingle (gemerincing) yang easy listening (enak didengar) dan tagline yang catchy (menarik) yaitu “Indomie seleraku”. Para konsumen dapat dengan mudah melihatnya dan mengingat jingle serta tagline indomie yang easy listening dan catchy membuatnya sangat mudah diingat dan menempel di benak mereka. Bahkan melodi jingle dari iklan indomie ini digunakan untuk iklan kampanye di televisi untuk salah satu calon presiden bagi pemilihan presiden di Indonesia. Hal ini menjadi pendukung utama dalam berhasilnya brand indomie sebagai mie instan yang menduduki posisi pertama dalam penjualan mie instan di Indonesia, juga dari strategi periklanan dan pemasaran yang efektif.

Metode promosi yang biasanya digunakan untuk memasarkan sebuah brand adalah melalui iklan di media elektronik dan cetak, mensponsori berbagi event, serta pemasangan reklame iklan secara luas. Pada tahun 2008 Indomie mulai berinovasi untuk brand campaign dengan mengadakan event Indomie Jingle Dare, sebuah kompetisi bagi siswa SMA untuk membuat melodi jingle untuk digunakan dalam iklan indomie.

Dari versi terbaru untuk iklan indomie memiliki tagline baru yang lebih catchy yaitu, “ini ceritaku apa ceritamu”. Kalimat yang sangat mudah diingat dan simple bukan? Indomie mencoba untuk lebih mendekatkan diri dengan para konsumen setianya dengan cara para konsumen diminta untuk mengirim cerita tentang pengalaman mereka dengan mie instan dari brand indomie ini. Setelah melalui berbagai penyaringan cerita yang terpilih akan digunakan sebagai plot cerita dari iklan Indomie “Ini ceritaku apa ceritamu”.

Sebuah Brand yang telah berhasil sebenarnya dibangun dengan konsisten, dan mengakar dari awal konsistensi itu adalah kesabaran serta selalu memperhatikan tiap detail. Mungkin Anda akan merasa terlalu lama untuk mengukur keberhasilan dari brand Anda. Tetapi jika Anda berpikir dapat mengukur keberhasilan brand dalam 12 bulan yang singkat, sama saja Anda dengan bermimpi! Pengembangan brand tidak dapat diukur dalam beberapa bulan, tetapi dalam tahunan. Dua puluh empat bulan adalah waktu minimal tercepat bagi Anda untuk melihat bagaimana keberhasilan brand Anda dalam mencapai benak para konsumen. Akhirnya, temukan keberhasilan brand Anda di mata para konsumen dan dengarkan suara konsumen langsung dari telinga para konsumen, nantinya pasti Anda akan menemukan kebenaran yang telah terjadi di sekitar terhadap brand Anda. Apakah brand Anda telah berhasil selalu terdengar dan aktif menempel di ingatan para konsumen Anda?

 

CV. Groedu Inti Global Inovasi (Groedu Trainer Pengembangan SDM)
Cito Mall – Jl. A. Yani 288 (Bunderan Waru), Lantai UG, US 23, No. 3 & 5 Surabaya.

Telepon : 031-33311179
Hp : Frans : 0818521172 / Burhan : 088217561006
Fast Resopon Email : groedu_inti@hotmail.com

 

Sumber Utama : http://fortuneindo.com/read/tag/marketing-strategy/

Submit a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>